Postingan

Cerita Di bawah Langit

Gambar
Sumber: travel.tribunnews.com Dulu sekali. Ciya dan Mei pernah mengobrol tentang sebuah keinginan. Mereka saling mengutarakan dan merasa senang setelahnya. Bahwa hidup itu petualangan. "Aku lahir di sini, remaja di sini, apa nanti aku juga kerja di sini? Hah, kelak aku gak mau mati di sini, Mei." Kata Ciya yang saat itu sedang bersemangat. Tiba-tiba saja di dalam pikirannya, kelak hidupnya harus berubah. Harus banyak yang dilakukan. Tinggal di tempat yang bahkan tidak mampu dibayangkannya. "Sama Ciya. Aku juga ingin berkelana. Menemukan sesuatu yang seru. Apa nanti kita pergi jauhnya bersama aja ya?" Tawa mereka lepas. Mereka tampak dipenuhi angan yang indah. *** Delapan tahun kemudian. Selama itu mereka belum pernah berjumpa. Tanpa kabar. Mereka berpisah. Kejadian begitu cepat terjadi, banyak hal yang tidak dapat dimengerti. Dulu Ciya masih berusia 11 tahun. Saat kedua orang tuanya bercerai. Banyak hal yang menghilang darinya. Diantar...

Seni Mengalah

Gambar
Sumber: Kliping.co/unsur-unsur-seni-rupa/ Kita sama-sama tahu. Bahwa mengalah bukan berarti kalah. Mengalah.  Tentang bagaimana agar tidak melampaui batas. Mengalah. Membuat keadaan menjadi tenang. Mengalah. Agar tak mudah dibakar amarah. Sesekali kita perlu dengan sengaja berlatih seni mengalah. Keinginan menang memang naluri manusia. Namun kemenangan sejati akan dimiliki oleh Ia yang mampu mengendalikan diri.

Kehebohan Malam-Malam

Gambar
Sumber: batam.tribunnews.i Malam ini setahun yang lalu aku lagi di Bandung. Bertualang mencari ilmu dan pengalaman, takjub bertemu dengan ratusan orang penggiat literasi. Sedangkan malam ini, 3 November 2018 sebuah kehebohan terjadi. Lapar. Tapi lauk dan sayur yang ada, tak membuatku berselera. Jadilah aku keluar beli telur di warung. Sekembalinya dari warung. Aku lihat katak lompat-lompat di depan pintu. Ku ambil sapu lidi untuk mengusirnya. Si katak terus lompat-lompat, tetap berada di teras. Jadinya, aku tergesa-gesa membuka pintu. Dan dengan kekuatan super. Kunci pintu patah. Bukannya jadi cepat masuk malah gak bisa masuk. Nasib! Perut lapar. Ditambah lagi pusing bagaimana caranya masuk ke rumah. Kalau sudah begini. Berharap Doraemon datang dan meminjamkan pintu ke mana saja miliknya. Setelah mikir. Mondar-mandir. Tepok jidat. Mutar-mutar. Tetap gak nemu juga solusinya. Mau gak mau, akhirnya minta bantuan tetangga sambil pasang wajah menyedihkan. Ah kalau n...

Cinta Itu Bagaimana Menemukannya?

Gambar
Judul buku : Cinta Suci Adinda Penulis       : Afifah Afra Penerbit     : Indiva Media Kreasi Tahun         : 2018 Tebal          : 368 hlm Cinta Itu Berbagi ,  kita dapat menemukan cinta, jika kita berbagi, kemudian mereka bahagia karena telah diberi.  Maka kebahagiaan yang kita rasakan, muncul dengan sendirinya.  Kita berbagi, orang lain bahagia, lalu kita akan bahagia dua kali lipat daripadanya.  Itu semua karena cinta telah tumbuh pada setiap hati kita.  Ada yang sudah merasakan? Pembahasan tentang cinta selalu menarik. Seperti kisah Adinda di dalam novel ini mengajarkan bahwa hakikatnya  cinta itu tulus memberi, bukan mengharapkan imbalan setelahnya. "Sekalipun tak kuuraikan dengan kalimat, perasaan yang tulus akan sampai meski dalam rupa yang tak lagi sama. Namun maksud baik pada akhirnya akan dimengerti." Pertama kali saya membaca novel ini su...

Mantap! Buka Kedai Kopi, Anak Muda Ini Optimis Jadi Jutawan.

Gambar
@BannaKupie - on instagram Zaman now, kopi enggak sekadar minuman untuk memuaskan dahaga. Nongkrong sambil ngopi, sudah jadi kebiasaan baru yang makin diminati, khususnya di kalangan anak muda. Di Medan, budaya ngopi juga mulai banyak dijumpai. Adalah Muchtar Luthfi Yusuf, pemuda 25 tahun, yang merintis kedai kopi dari nol. Berbekal nekat dan dukungan dari keluarganya, pemuda yang akrab disapa Luthfi ini optimis bisa meroketkan bisnis kopinya. Seperti bisnis pada umumnya, Luthfi juga menemui kendala di awal-awal kiprahnya mendirikan kedai kopi ini. Mencari lokasi yang tepat, mengelola budget, memilih kopi yang berkualitas, menentukan varian rasa, menu pendamping, dan banyak hal lain tentu. Membuatnya sibuk dan harus pandai memutar otak. Hal terbesar yang menjadi kendala adalah soal keuangan. Luthfi sadar, bisnis ini memerlukan biaya besar. Karena itu, ia pun sempat mencari suntikan dana dari beberapa rekannya. Kini, dengan bendera BannaKupie, kedai kopinya telah menjadi s...

Menjadi Si Cerdas Ini, Ternyata Tidak Perlu Membuatmu Bangga

Gambar
Saya temukan cerita ini, di dalam buku "Menggali ke Puncak Hati" karya Ustad Salim A Fillah. Pada halaman 237. Begini ceritanya, Seorang yang bernama David J. schwartz. Sedang bersama seorang direktur perusahaan manufaktur. Perusahaannya itu berkembang sangat pesat. Lalu, selama mereka bersama. Tidak sengaja menonton siaran televisi. Acara kuis, yang populer pada waktu itu. Salah seorang peserta berhasil tampil, dalam beberapa pekan belakangan ini. Dia sebagai peserta yang mampu bertahan. Menjawab soal-soal kuis dengan sempurna. Kali ini juga sama. Sepertinya dewi fortuna masih ingin membersamainya lebih lama. Peserta tersebut berhasil menjawab pertanyaan ganjil tentang gunung di Argentina. Tiba-tiba, Pak Direktur memandang ke arah David. Sambil mengajukan pertanyaan. "Menurut kamu, berapa banyak saya akan membayar anak muda itu, jika ia bekerja untuk saya?" Pak Direktur, menunjuk ke arah televisi. "Hmm.. Berapa ya, Pak?" David ragu menjawa...

Kertas Musnah, Ini yang Terjadi pada Smartphone Kamu.

Gambar
Kertas bukan lagi sebagai media utama untuk memenuhi kebutuhan manusia. Sekarang dunia digital mengambil peranan penting tak hanya sekadar dapat memenuhi kebutuhan, tapi memudahkan pekerjaan manusia. Maka manusia sadar atau tidak mulai menunjukkan sikap ketergantungan terhadap smartphone yang mereka miliki. Menjadikan smartphone sesuatu yang sangat penting untuk dianggap lebih, tidak hanya sebuah fasilitas melainkan dianggap sebagai partner. Melihat banyak hal yang bisa dikerjakan atau diselesaikan hanya dengan smartphone maka tingkat ketergantungan manusia terhadap smartphone akan semakin meningkat, seiring dengan penggunaannya tanpa batas. Penggunaan smartphone yang berlebihan akan memberikan dampak negatif. Sebagai berikut: 1. Membuat Efek Candu. Meningkatnya sikap anti sosial maka manusia akan kecanduan terhadap smartphone, seolah tak bisa hidup tanpa smartphone atau gawai lainnya.  Semakin sibuk dengan dunia mereka sendiri, menghabiskan banyak waktu di depan layar sma...