Kesatu

Diam, perlahan aku hilang

Setiap hari rasanya malam, berada di dalam ketenangan sendiri tanpa menginginkan siapa-siapa dan apa-apa. Seakan berlarian tak menemukan ujung, menggenggam angin erat tapi itu adalah sia-sia.

Tuhan, bukankah cinta yang telah menjadikanku ada? dan tetap hidup?
Kini sedang tak kurasakan kehadirannya. Aku seperti mati.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kebiasaan Ini Membuatmu Awet Muda dan Hidup Bahagia

Mantap! Buka Kedai Kopi, Anak Muda Ini Optimis Jadi Jutawan.

Ini Alasan Saya Berhenti Makan Nasi